Pembentukan Regu Ajag dan Lily


Upacara pembukaan untuk Siaga minggu ini diawali dengan pelantikan Ara sebagai Siaga Mula. Latihan pertama di tahun 2018 dan juga pelantikan pertama di tahun 2018.


Selamat untuk Ara, setelah Siaga Mula, Siaga Bantu sudah menanti di tahun ini.


Setelah upacara pembukaan, adik adik Siaga yang sudah kelas 5 dan 6 SD, mengadakan latihan terpisah. Mulai minggu ini regu Ajag di bentuk kembali untuk para sulung Bandung 19 dan dan pembentukan regu Lily untuk para sulung Bandung 20.

Ajag (Cuon Alpinus) merupakan anjing asli Nusantara, terdapat di pulau Sumatra dan Jawa, mendiami terutama kawasan pegunungan dan hutan. Ajag biasa hidup bergerombol dalam lima hingga dua belas ekor, tergantung lingkungannya. Namun, pada keadaan tertentu, ajag dapat hidup solitaire (menyendiri). Ajag melambangkan kecerdikan dan kelincahan

Bunga Lily, yang pada umumnya berwarna putih melambangkan kesucian dan purity. Selain itu bunga lily yang biasanya dijadikan tanaman hias, umbi bunga lily dapat diolah menjadikan makanan, walaupun ada beberapa jenis yang terasa sangat pahit.

Sumber Ajag dan Lily dari Wikipedia.

Keterangan foto
Putri dari kiri ke kanan – Tiffani – Zesa – Deyna – Dira – Lorraine
Putra dari kiri ke kanan – Wilson – Kendra – Flafi – Ethan


Pada akhir acara, diadakan acara gabungan seluruh siaga yaitu perang air dengan mata tertutup. Acara ini juga sekalian memperingati hari Dharma Samudra 2018.

(68) view

Pertemuan Orang Tua S dan G

Pertemuan orang tua Siaga dan Penggalang diadakan dengan arahan dari Kak Martina Sudibya dan Kak Luke Hilman Bachrum di lokasi baru sanggar B 07019 dan B 07020. Pertemuan pertama yang diadakan oleh Mabigus baru dan kepengurusan baru Gugus Depan Bandung 07019 dan 07020










Pertemuan dimulai dengan arahan dari Kak Martina, mengenai pola pendidikan di Gudep Teritorial 07019 dan 07020, yang kemudian dilanjutkan oleh Kak Luke mengenai system yang dipakai dalam kepramukaan.

Selanjutnya adalah pembicaraan bagaimana kita semua akan bahu membahu memelihara dan memanfaatkan sanggar yang baru.

Diakhir acara diadakan jalan jalan meninjau sanggar yang masih dalam tahap perbaikan.

(33) view

Hiking ke Tahura

Latihan Sabtu hari ini cukup spesial bagi para Siaga 07019 dan 07020, karena mereka melakukan perjalanan khusus ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Dengan bantuan dari beberapa orang tua Siaga, ka Irene, ka Ely dan  ka Tony memulai perjalanan dari Sanggar menuju Tahura. 32 orang Siaga siap bermain, berpetualang dan bergembira bersama.

Para peserta memulai perjalanan ini dengan perasaan harap harap cemas (sebenarnya lebih para orang tua sih yang cemas, kalau anak anak Siaga pasti maunya hujan hujanan), karena hujan besar sudah menyelimuti kawasan Tahura. Akan tetapi semangat 19-20 tidak pernah surut hanya dikarenakan hujan. The show must go on !! Semesta pun bercerita lain, setibanya para Siaga di Tahura, sekitar pukul 14:35 WIB, hujan mulai mereda. Tampak wajah wajah ceria para siaga yang siap sedia melaksanakan permainan berburu Pokemon di Tahura

Acara dimulai dengan bermain bersama dan berfoto di depan patung Ir H. Djuanda, dilanjutkan dengan perjalanan ke Gua Jepang. Medan yg ditempuh bukan medan yang biasa, apalagi setelah hujan jalan menjadi lebih sulit dan penuh tantangan. Ada yang bertanya, hidup udah enak mengapa di buat susah?

Para peserta didik diberi tantangan agar mereka semua punya pengalaman. Dengan pengalaman tersebut kita semua berharap agar para peserta didik menjadi pribadi yg percaya diri, tangguh dan tidak mudah menyerah di masa yang akan datang.

Terima kasih untuk bapak ibu para orang tua yang bersedia mengantar dan menjemput, bermain bersama dan juga menjaga para Siaga 07019 – 07020

Siaga 07019 - 07020 Hiking ke Tahura




Photo credits: Ibu Heika, Ibu Yenni, Ka Ely dan ibu dari Gerald

 

(82) view

Hari Pramuka 2016

Hari Pramuka tahun 2016 ini jatuh pada hari Minggu, Gugus Depan Bandung 19 – 20 merayakan hari ulang tahun ini dengan upacara bersama. Tak kurang dari 64 orang anggota Siaga, Penggalang, Penegak dan Pembina hadir dalam acara yang cukup spesial ini.

Acara dimulai dengan upacara pembukaan, tepat pada pukul 08.00, dimana upacara dilaksanakan oleh para penggalang. Upacara berlangsung dengan hikmat dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari pemimpin upacara ka Ezra.

Diakhir upacara ada pemberian bintang tahunan kepada Stanislaus Fanuel dari Penggalang dan Kirana Anindita dari Siaga. Selesai upacara tidak ada acara lain lagi selain foto foto 🙂

Kemudian Siaga melanjutkan acara latihan bersama ka Irene dan ka Loeke. Penggalang melakukan refleksi setelah malam sebelumnya mereka melakukan acara ulang janji.

Selamat hari Pramuka

 
 

IMG_3566

 

 

IMG_3576

(89) view

Hari Dharma Samudera


Video by Christie

Hari Dharma Samudera diperingati setiap tanggal 15 Januari, peringatan ini untuk mengenang peristiwa heroik yaitu pertempuran Laut Aru tanggal 15 Januari 1962.

Pertempuran laut Aru melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut. Yakni Kapal Perang RI Macan Tutul, KRI Harimau dan KRI Macan Kumbang menghadapi kapal perang kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih. Komodor Yos Sudarso yang saat itu menjabat sebagai Deputi Kasal, on board di atas RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (Sopa).

KRI Macan Tutul yang melakukan patroli sekaligus misi pendaratan bagi sukarelawan asal Irian ke Kaimana itu berangkat bersama KRI Macan Kumbang dan KRI Harimau, 3 kapal cepat torpedo yang dimiliki ALRI pada masa itu.

Misi itu merupakan bagian dari Operasi Trikora yang didengungkan oleh Bung Karno pada 19 Desember 1961. Isi seruan itu ialah kibarkan Sang Saka Merah Putih di Irian, Gagalkan pembentukan negara boneka Papua oleh Belanda, dan bersiaplah untuk mobilisasi umum guna menjaga persatuan dan kesatuan.

Pertempuran sengit sempat terjadi, saat Yos Sudarso mengambil alih pimpinan dan segera memerintahkan serangan tembakan balasan. Dengan tindakan seperti itu maka tembakan musuh terpusat pada KRI Macan Tutul.

Melalui Radio Telefoni, Yos Sudarso menyampaikan pesan tempurnya “Kobarkan Semangat Pertempuran” sesaat sebelum KRI Macan Tutul tenggelam. Akhirnya Yos Sudarso beserta 25 awak kapal gugus sebagai kusuma bangsa. Diantara awak kapal yang gugur antara lain Kapten Memet dan Kapten Wiratno.

Tahun 2016 ini Siaga dan Penggalang melakukan latihan gabungan memperingati hari Dharma Samudera. Mulai dari bermain bola sampai dengan perang air bersama. Semua tampak gembira dan bahagia.

(102) view

Cooking School

Walaupun postingnya terlambat, yang terpenting foto-fotonya bisa dipublish, dan semangatnya bisa tetap ditularkan.

(399) view