Hiking ke Tahura

Latihan Sabtu hari ini cukup spesial bagi para Siaga 07019 dan 07020, karena mereka melakukan perjalanan khusus ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Dengan bantuan dari beberapa orang tua Siaga, ka Irene, ka Ely dan  ka Tony memulai perjalanan dari Sanggar menuju Tahura. 32 orang Siaga siap bermain, berpetualang dan bergembira bersama.

Para peserta memulai perjalanan ini dengan perasaan harap harap cemas (sebenarnya lebih para orang tua sih yang cemas, kalau anak anak Siaga pasti maunya hujan hujanan), karena hujan besar sudah menyelimuti kawasan Tahura. Akan tetapi semangat 19-20 tidak pernah surut hanya dikarenakan hujan. The show must go on !! Semesta pun bercerita lain, setibanya para Siaga di Tahura, sekitar pukul 14:35 WIB, hujan mulai mereda. Tampak wajah wajah ceria para siaga yang siap sedia melaksanakan permainan berburu Pokemon di Tahura

Acara dimulai dengan bermain bersama dan berfoto di depan patung Ir H. Djuanda, dilanjutkan dengan perjalanan ke Gua Jepang. Medan yg ditempuh bukan medan yang biasa, apalagi setelah hujan jalan menjadi lebih sulit dan penuh tantangan. Ada yang bertanya, hidup udah enak mengapa di buat susah?

Para peserta didik diberi tantangan agar mereka semua punya pengalaman. Dengan pengalaman tersebut kita semua berharap agar para peserta didik menjadi pribadi yg percaya diri, tangguh dan tidak mudah menyerah di masa yang akan datang.

Terima kasih untuk bapak ibu para orang tua yang bersedia mengantar dan menjemput, bermain bersama dan juga menjaga para Siaga 07019 – 07020

Siaga 07019 - 07020 Hiking ke Tahura




Photo credits: Ibu Heika, Ibu Yenni, Ka Ely dan ibu dari Gerald

 

(42) view

Senam Pramuka

Senam pramuka sudah lama ditinggalkan, namun materi senam pramuka ada di dalam mata ujian siaga bantu di SKU yang baru. Mari kita belajar dan berlatih kembali senam pramuka ini.

(49) view

Hari Dharma Samudera

Hari Dharma Samudera diperingati setiap tanggal 15 Januari, peringatan ini untuk mengenang peristiwa heroik yaitu pertempuran Laut Aru tanggal 15 Januari 1962.

Pertempuran laut Aru melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut. Yakni Kapal Perang RI Macan Tutul, KRI Harimau dan KRI Macan Kumbang menghadapi kapal perang kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih. Komodor Yos Sudarso yang saat itu menjabat sebagai Deputi Kasal, on board di atas RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (Sopa).

KRI Macan Tutul yang melakukan patroli sekaligus misi pendaratan bagi sukarelawan asal Irian ke Kaimana itu berangkat bersama KRI Macan Kumbang dan KRI Harimau, 3 kapal cepat torpedo yang dimiliki ALRI pada masa itu.

Misi itu merupakan bagian dari Operasi Trikora yang didengungkan oleh Bung Karno pada 19 Desember 1961. Isi seruan itu ialah kibarkan Sang Saka Merah Putih di Irian, Gagalkan pembentukan negara boneka Papua oleh Belanda, dan bersiaplah untuk mobilisasi umum guna menjaga persatuan dan kesatuan.

Pertempuran sengit sempat terjadi, saat Yos Sudarso mengambil alih pimpinan dan segera memerintahkan serangan tembakan balasan. Dengan tindakan seperti itu maka tembakan musuh terpusat pada KRI Macan Tutul.

Melalui Radio Telefoni, Yos Sudarso menyampaikan pesan tempurnya “Kobarkan Semangat Pertempuran” sesaat sebelum KRI Macan Tutul tenggelam. Akhirnya Yos Sudarso beserta 25 awak kapal gugus sebagai kusuma bangsa. Diantara awak kapal yang gugur antara lain Kapten Memet dan Kapten Wiratno.

Tahun 2016 ini Siaga dan Penggalang melakukan latihan gabungan memperingati hari Dharma Samudera. Mulai dari bermain bola sampai dengan perang air bersama. Semua tampak gembira dan bahagia.

(44) view

Latihan Sabtu 2013

Barusan saja, adik-adik penggalang meninggalkan kota Bandung untuk perkemahan ke Batu Karas yang akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 25 Juni nanti. Oleh karena itu latihan Sabtu tanggal 29 Juni ditiadakan, dan untuk penggalang akan mulai berlatih kembali pada tanggal 5 Juli 2013.

Untuk adik-adik siaga sudah mulai libur latihan sejak hari ini, dan latihan kembali diadakan pada tanggal 20 Juli 2013.

Selamat berlibur.

(264) view