Sabtu Ceria

Latihan pada hari Sabtu ini berbeda dengan latihan latihan reguler sebelumnya. Penggalang dan pembina mulai berkumpul di Sanggar pada pukul 08:00 WIB untuk bersiap siap dan kemudian berangkat ke Sabuga untuk berenang bersama.

Selesai berenang bersama mereka semua kembali ke sanggar dengan perut lapar dan mulailah memasak hotdog per regu …. sambil bersantap hotdog, para penggalang menikmati film “Facing the Giant”

Sabtu ini sangat berkesan bagi adik adik penggalang karena latihan yang berbeda dan dapat dinikmati bersama.

penggalang 19 - 20

penggalang 19 - 20

penggalang 19 - 20

penggalang 19 - 20

penggalang 19 - 20

penggalang 19 - 20

(22) view

Hiking ke Tahura

Latihan Sabtu hari ini cukup spesial bagi para Siaga 07019 dan 07020, karena mereka melakukan perjalanan khusus ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Dengan bantuan dari beberapa orang tua Siaga, ka Irene, ka Ely dan  ka Tony memulai perjalanan dari Sanggar menuju Tahura. 32 orang Siaga siap bermain, berpetualang dan bergembira bersama.

Para peserta memulai perjalanan ini dengan perasaan harap harap cemas (sebenarnya lebih para orang tua sih yang cemas, kalau anak anak Siaga pasti maunya hujan hujanan), karena hujan besar sudah menyelimuti kawasan Tahura. Akan tetapi semangat 19-20 tidak pernah surut hanya dikarenakan hujan. The show must go on !! Semesta pun bercerita lain, setibanya para Siaga di Tahura, sekitar pukul 14:35 WIB, hujan mulai mereda. Tampak wajah wajah ceria para siaga yang siap sedia melaksanakan permainan berburu Pokemon di Tahura

Acara dimulai dengan bermain bersama dan berfoto di depan patung Ir H. Djuanda, dilanjutkan dengan perjalanan ke Gua Jepang. Medan yg ditempuh bukan medan yang biasa, apalagi setelah hujan jalan menjadi lebih sulit dan penuh tantangan. Ada yang bertanya, hidup udah enak mengapa di buat susah?

Para peserta didik diberi tantangan agar mereka semua punya pengalaman. Dengan pengalaman tersebut kita semua berharap agar para peserta didik menjadi pribadi yg percaya diri, tangguh dan tidak mudah menyerah di masa yang akan datang.

Terima kasih untuk bapak ibu para orang tua yang bersedia mengantar dan menjemput, bermain bersama dan juga menjaga para Siaga 07019 – 07020

Siaga 07019 - 07020 Hiking ke Tahura




Photo credits: Ibu Heika, Ibu Yenni, Ka Ely dan ibu dari Gerald

 

(41) view

Hari Pramuka 2016

Hari Pramuka tahun 2016 ini jatuh pada hari Minggu, Gugus Depan Bandung 19 – 20 merayakan hari ulang tahun ini dengan upacara bersama. Tak kurang dari 64 orang anggota Siaga, Penggalang, Penegak dan Pembina hadir dalam acara yang cukup spesial ini.

Acara dimulai dengan upacara pembukaan, tepat pada pukul 08.00, dimana upacara dilaksanakan oleh para penggalang. Upacara berlangsung dengan hikmat dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari pemimpin upacara ka Ezra.

Diakhir upacara ada pemberian bintang tahunan kepada Stanislaus Fanuel dari Penggalang dan Kirana Anindita dari Siaga. Selesai upacara tidak ada acara lain lagi selain foto foto 🙂

Kemudian Siaga melanjutkan acara latihan bersama ka Irene dan ka Loeke. Penggalang melakukan refleksi setelah malam sebelumnya mereka melakukan acara ulang janji.

Selamat hari Pramuka

 
 

IMG_3566

 

 

IMG_3576

(46) view

Senam Pramuka

Senam pramuka sudah lama ditinggalkan, namun materi senam pramuka ada di dalam mata ujian siaga bantu di SKU yang baru. Mari kita belajar dan berlatih kembali senam pramuka ini.

(42) view

Hari Dharma Samudera

Hari Dharma Samudera diperingati setiap tanggal 15 Januari, peringatan ini untuk mengenang peristiwa heroik yaitu pertempuran Laut Aru tanggal 15 Januari 1962.

Pertempuran laut Aru melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut. Yakni Kapal Perang RI Macan Tutul, KRI Harimau dan KRI Macan Kumbang menghadapi kapal perang kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih. Komodor Yos Sudarso yang saat itu menjabat sebagai Deputi Kasal, on board di atas RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (Sopa).

KRI Macan Tutul yang melakukan patroli sekaligus misi pendaratan bagi sukarelawan asal Irian ke Kaimana itu berangkat bersama KRI Macan Kumbang dan KRI Harimau, 3 kapal cepat torpedo yang dimiliki ALRI pada masa itu.

Misi itu merupakan bagian dari Operasi Trikora yang didengungkan oleh Bung Karno pada 19 Desember 1961. Isi seruan itu ialah kibarkan Sang Saka Merah Putih di Irian, Gagalkan pembentukan negara boneka Papua oleh Belanda, dan bersiaplah untuk mobilisasi umum guna menjaga persatuan dan kesatuan.

Pertempuran sengit sempat terjadi, saat Yos Sudarso mengambil alih pimpinan dan segera memerintahkan serangan tembakan balasan. Dengan tindakan seperti itu maka tembakan musuh terpusat pada KRI Macan Tutul.

Melalui Radio Telefoni, Yos Sudarso menyampaikan pesan tempurnya “Kobarkan Semangat Pertempuran” sesaat sebelum KRI Macan Tutul tenggelam. Akhirnya Yos Sudarso beserta 25 awak kapal gugus sebagai kusuma bangsa. Diantara awak kapal yang gugur antara lain Kapten Memet dan Kapten Wiratno.

Tahun 2016 ini Siaga dan Penggalang melakukan latihan gabungan memperingati hari Dharma Samudera. Mulai dari bermain bola sampai dengan perang air bersama. Semua tampak gembira dan bahagia.

(44) view

Hak Perlindungan Anak

posterkhaloresab9

Salah satu mata ujian dalam SKU Penggalang versi 2013 adalah no. 8 tentang Hak Perlindungan Anak. Mata ujian ini memang baru, dan sepertinya dinilai perlu untuk dijadikan salah satu pengetahuan / kecakapan kepanduan karena beberapa alasan. Alasan ini memang hasil menerawang penulis, jadi sangat boleh disanggah atau dikoreksi.

Alasan utama sepertinya karena situasi kehidupan sekarang ternyata makin rumit, hubungan antar negara makin mudah, dan bumi makin dipadati oleh spesies manusia dan kegiatannya. Cara hidup masa kini seakan-akan menuntut begitu banyak hal dari seseorang, apakah dia orang dewasa, remaja, atau anak-anak.

Anak-anak makin sering jadi pihak yang menjadi korban karena kelemahan-kelemahan sejatinya (kelemahan fisik, mental, intelektual). Seringkali keadaan yang merugikan anak-anak dianggap biasa (lumrah) sehingga banyak anak mengalami kekerasan tanpa disadari, baik oleh dirinya maupun orang tua, wali, atau orang-orang terdekatnya. Kekerasan yang dimaksud bisa berupa kekerasan fisik maupun non fisik.

Berlatarkan inilah sepertinya, menurut terawangan penulis, seorang pandu perlu mengetahui hal ikhwal hak perlindungan anak (atau lebih tepatnya perlindungan hak anak?). Seperti halnya menjadi penunjuk atau pembuka jalan di tengah belantara hijau maupun beton, sepertinya seorang pandu masa kini juga perlu menjadi penunjuk arah dalam urusan menjaga agar hak anak-anak tetap dapat ditegakkan.

Berikut ini tautan ke beberapa artikel / laman mengenai hak anak:

Link 1: Pandu Itu Scouts

Link 2: Scoutnet3Tangerang

Link 3: Wikipedia

Link 4: Unicef

01_mengenal_hak_hak_anak

(558) view

Beberapa teknik penjernihan air sederhana

Beberapa link di bawah ini berisi informasi penting tentang beragam teknik penjernihan air yang cukup sederhana dan mudah dilakukan. Bila disimak, arang, pasir, kerikil, ijuk atau kapas jadi beberapa komponen dasar yang selalu ada dalam berbagai cara penyaringan tersebut. Umumnya air yang dihasilkan tampak jernih secara penglihatan mata, dan bebas bau, tetapi untuk konsumsi sangat dianjurkan untuk selalu memasak air saring tersebut sebelum diminum.

Skala pembuatan saringan bermacam-macam, ada yang skala ringan / kecil / portabel untuk keperluan perkemahan, sampai diperbesar menjadi skala rumahan. Sebenarnya banyak sekali tautan (link) bertopik penjernihan air. Silakan kakak, rekan, adik usulkan / tambahkan tautan-tautan lain lewat komentar-komentar di bawah.

Dalam SKU Penggalang versi 2013, teknik penjernihan air dijadikan salah satu mata ujian pada mata ujian no. 22 (Ramu, Rakit, Terap).

Selamat mencoba!

link 1 : AIMYAYA

link 2 : BOX OF CHOCOLATE

link 3 : MAHFUD PETUALANG

link 4 : Wikipedia

(1399) view

Karapan Sapi

Latihan Sabtu kali ini cukup istimewa, karena pasukan penggalang berkesempatan berkenalan dengan Kak Johnny W. Utama. Perkenalannya bukan sekedar saling bertukar nama dan jabat tangan, tapi juga lewat game yang disumbangkan Kak Johnny.

Game yang dimaksud adalah game “Karapan Sapi”, yang meniru karapan sapi sebenarnya, hanya saja sapinya digantikan oleh manusia. Sejatinya rangka segitiga seperti yang tampak di foto tidak digotong, melainkan diseret oleh dua orang, ditambah satu orang lagi yang jadi penunggangnya. Para “sapi” kemudian menyeret rangka plus penunggangnya secepat mungkin menuju garis akhir, berbalapan melawan regu-regu lawan. Dalam versi asli ini, rangka dan track rumput pasti akan sama-sama hancur, karenanya untuk versi perkenalan Kak Johnny, rangka segitiga dan penunggang akhirnya digotong oleh tiga orang. Tetap seru, walaupun demikian.

Sebagai informasi pelengkap, kedatangan Kak Johnny kali ini juga disertai kedatangan Kak Rudy Budiman, Kak Steve Jusanto, Kak Dody Tanuwijaya, Kak Dicky Mihardja yang ikut serta dalam latihan perdana calon penegak. Wow! Akhirnya Gudep kita bisa kembali melaksanakan latihan khusus untuk tingkat di atas penggalang! Semoga bisa terlaksana secara berkelanjutan. Sayangnya untuk latihan perdana ini tidak sempat terekam kamera. Tunggu liputan berikutnya, pasti ada rekaman latihan calon penegak.

VIVAT YOS!!!

(422) view

Hockey League 2013

Salah satu seri latihan yang rutin diadakan hampir setiap tahun, yaitu Liga Hoki, tahun ini kembali dilaksanakan. Bentuknya tetap seperti yang sudah-sudah, tongkat hockey dibuat, dirakit dan didekorasi sendiri oleh penggalang, bola menggunakan bola softball bekas, gawang dari meja yang digulingkan, lapangannya menggunakan lapangan olahraga yang ada di kompleks Sekolah Aloysius, dan tetap seru. Yang berbeda hanya personilnya saja, banyak wajah baru dan selain itu poster Hockey League 2013 yang super keren yang bisa didownload di halaman ini

(341) view

Rapat Dewan Penggalang 2013

Tahun ini, Pasukan Penggalang Gudep 07019-07020 berhasil melaksanakan Rapat Dewan Penggalang dengan cukup lancar. Rapat ini perlu dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan kepanduan pramuka tingkat penggalang. Pendidikan pada tingkat ini menghendaki keterlibatan aktif penggalang dalam pelaksanaan pendidikan, yaitu sebagai peserta dan juga sebagai sumber aspirasi bentuk-bentuk kegiatan yang menjadi minatnya.

Pertemuan ini dihadiri oleh sebagian besar anggota pasukan. Banyak di antaranya baru pertama kali ini mengikuti Rapat Dewan. Karenanya, rapat ini juga menjadi penting untuk mengenalkan bentuk forum diskusi di mana di dalamnya ada berbagai pendapat yang dikemukanan, argumen, bantahan, kesepakatan, yang kesemuanya perlu dilakukan dengan tertib, beradab & saling menghargai.

Salut untuk Dewan Penggalang 07019-07020!

(401) view