Senam Pramuka

Senam pramuka sudah lama ditinggalkan, namun materi senam pramuka ada di dalam mata ujian siaga bantu di SKU yang baru. Mari kita belajar dan berlatih kembali senam pramuka ini.

(38) view

RAJA SEGARA

Raja segara angkasa udara
Penempuh masa dan derita
Margasatwa gentar
Lari tunggang langgang
Takut paruh dan kuku kejam

Raung singa tua memecah udara
Menakutkan jantan betina
Hai, kita raja dunia
Raja semua samudra

Tri la la … tri la la

Muncul perahu di segara biru
Sorak kita suara satu
Perahu laju bagai panah ratu
Memecah gelombang seru

Pedagang yang kaya bergetar hina
Kelasi memuji harinya
dan berkibar panji jaya
Lambang bajak laut perkasa

(18) view

Jawaban soal PU – LT 1, 2014

Silakan unduh / download jawaban dalam format .pdf, atau baca di halaman ini.

SOAL & JAWABAN PU LT1_2014

Gudep 07019-07020
Lomba Tingkat 1, tahun 2014
Sabtu, 22 Maret 2014

Soal Pengetahuan Umum kategori A (jawaban ada di bagian bawah)

1. Sebutkan semua nama pembina penggalang di Gudep 07019 & 07020.
2. Apakah jabatan Kak Aje (Anthon J.) Gunawan di Gudep 07019 & 07020?
3. Siapakah nama pembina untuk golongan penegak di Gudep Yos Soedarso?
4. Tuliskan bait pertama Mars Yos Soedarso dengan tepat!
5. Berapakah jumlah golongan / tingkatan yang ada di Gudep kita?
6. Apakah kepanjangan dari Mabigus?
7. Tuliskan satya ke tiga Tri Satya untuk golongan penggalang dengan lengkap.
8. Apakah ciri khas seragam pramuka golongan penggalang puteri versi terkini?
9. Apakah penggalang diperkenankan minum sendiri ketika latihan Sabtu sedang berlangsung? Mengapa?
10. Bolehkah bendera regu dicuci? Jelaskan jawabanmu.

Soal Pengetahuan Umum kategori B (jawaban ada di bagian bawah)

1. Kamu berniat membantu ibumu memperbaiki tali jemuran menggunakan tali pramuka yang akan dibentangkan di antara dua tiang besi. Sebutkan dua simpul yang bisa kamu gunakan agar tali jemuran terentang dengan kuat (manteng).
2. Berapa sentimeter tinggi tongkat penggalang yang ideal?
3. Sebutkan minimal 3 (tiga) perlengkapan inspeksi yang bisa dijadikan perlengkapanmu sehari-hari!
4. Sebutkan minimal 2 (dua) kegunaan kaki-tiga dalam perkemahan!
5. Tuliskan nama Gudep kita dengan menggunakan semaphore. Gambarkan abjad-abjad dalam semaphore yang membentuk nama Gudep kita.
6. Teknik paling sederhana apakah yang dapat dilakukan untuk mencegah ular masuk ke:
1. tenda dome
2. bivak / tenda dapur / tenda tanpa alas
7. Kamu sedang ada di sebuah mall baru yang sangat luas & besar, teknik pramuka apakah yang paling mudah yang dapat kamu gunakan agar tidak mudah tersesat?
8. Apakah perbedaan dan persamaan “setengah (lengan) lencang kanan” dan “lencang kanan”?
9. Mengapa luka terbuka yang mengeluarkan darah harus ditekan & dibalut?
10. Bila kamu merasakan pandanganmu mulai berkunang-kunang dan menggelap, tengkuk dan kepala dingin, apa yang harus segera kamu lakukan?

Kunci jawaban PU 1, 22 Maret 2014
Jawaban A:

1. Siaga: Kak Toni Suparman, Kak Toni (Black) Irwanto, Kak Eliya Irianti; Penggalang: Kak B.A., Kak Augie R., Kak Ezra T., Kak Irene MYS.; Penegak: Kak Darwin Sujaya; Gudep: Kak Toni S., Bu Rita
2. Anggota Mabigus
3. Kak Darwin Sujaya
4. Dengan persaudaraan kami maju bersama
Bahu membahu hadapi tantangan
Senang sama dirasa sedih sama dibagi
Jayalah Pramuka Yos Soedarso!
5. Empat: S, G, T, B = Siaga, Penggalang, Penegak, Pembina
6. Majelis Pembina Gugus Depan
7. Menepati Dasa Darma
8. Dasi menjadi sama dengan putera (menggunakan kacu), rok diganti menjadi celana selutut / kulot
9. Tidak boleh minum (sendiri) selama latsab, minum hanya sesuai instruksi / ijin pembina saja, kalaupun diijinkan harus minum bersama-sama, untuk melatih kesabaran & membiasakan solider dengan teman seregu / sepasukan, melatih daya tahan agar siap untuk keadaan-keadaan tak terduga / khusus / perkemahan
10. Boleh, agar anggota regu terbiasa merawat milik bersama, & bendera tetap dapat tampil bersih dan terawat

Jawaban B:

1. Simpul pangkal & simpul “guy line hitch”
2. 160 cm
3. Pena / bolpoin, notes / buku catatan, kacu / saputangan
4. Untuk dudukan obor, gantungan lentera, gantungan panci ketika memasak
5. (semaphore : Yos Soedarso)
6. 1. merapatkan zipper / sleting pintu tenda; 2. menabur garam / merentangkan tali ijuk di sekeliling tenda
7. KIM (lihat, bau, dengar)
8. perbedaan: setengah lengan lencang kanan – posisi tangan kanan berkacak pinggang, lencang kanan – posisi tangan kanan terangkat lurus mendatar; persamaan – kepala menghadap kanan, melihat ke rekan di sebelah kanannya untuk meluruskan barisan
9. untuk menghentikan pendarahan, mencegah kehilangan darah
10. mencari pegangan, membungkukkan badan (kepala lebih rendah dari pinggang), mencari tempat duduk di tempat yang tidak ramai, minum air (hangat) mis: teh manis / air gula / air tawar, meminta bantuan ke orang terdekat / petugas pengamanan / guru / orang tua

(3624) view

Hak Perlindungan Anak

posterkhaloresab9

Salah satu mata ujian dalam SKU Penggalang versi 2013 adalah no. 8 tentang Hak Perlindungan Anak. Mata ujian ini memang baru, dan sepertinya dinilai perlu untuk dijadikan salah satu pengetahuan / kecakapan kepanduan karena beberapa alasan. Alasan ini memang hasil menerawang penulis, jadi sangat boleh disanggah atau dikoreksi.

Alasan utama sepertinya karena situasi kehidupan sekarang ternyata makin rumit, hubungan antar negara makin mudah, dan bumi makin dipadati oleh spesies manusia dan kegiatannya. Cara hidup masa kini seakan-akan menuntut begitu banyak hal dari seseorang, apakah dia orang dewasa, remaja, atau anak-anak.

Anak-anak makin sering jadi pihak yang menjadi korban karena kelemahan-kelemahan sejatinya (kelemahan fisik, mental, intelektual). Seringkali keadaan yang merugikan anak-anak dianggap biasa (lumrah) sehingga banyak anak mengalami kekerasan tanpa disadari, baik oleh dirinya maupun orang tua, wali, atau orang-orang terdekatnya. Kekerasan yang dimaksud bisa berupa kekerasan fisik maupun non fisik.

Berlatarkan inilah sepertinya, menurut terawangan penulis, seorang pandu perlu mengetahui hal ikhwal hak perlindungan anak (atau lebih tepatnya perlindungan hak anak?). Seperti halnya menjadi penunjuk atau pembuka jalan di tengah belantara hijau maupun beton, sepertinya seorang pandu masa kini juga perlu menjadi penunjuk arah dalam urusan menjaga agar hak anak-anak tetap dapat ditegakkan.

Berikut ini tautan ke beberapa artikel / laman mengenai hak anak:

Link 1: Pandu Itu Scouts

Link 2: Scoutnet3Tangerang

Link 3: Wikipedia

Link 4: Unicef

01_mengenal_hak_hak_anak

(557) view

Beberapa teknik penjernihan air sederhana

Beberapa link di bawah ini berisi informasi penting tentang beragam teknik penjernihan air yang cukup sederhana dan mudah dilakukan. Bila disimak, arang, pasir, kerikil, ijuk atau kapas jadi beberapa komponen dasar yang selalu ada dalam berbagai cara penyaringan tersebut. Umumnya air yang dihasilkan tampak jernih secara penglihatan mata, dan bebas bau, tetapi untuk konsumsi sangat dianjurkan untuk selalu memasak air saring tersebut sebelum diminum.

Skala pembuatan saringan bermacam-macam, ada yang skala ringan / kecil / portabel untuk keperluan perkemahan, sampai diperbesar menjadi skala rumahan. Sebenarnya banyak sekali tautan (link) bertopik penjernihan air. Silakan kakak, rekan, adik usulkan / tambahkan tautan-tautan lain lewat komentar-komentar di bawah.

Dalam SKU Penggalang versi 2013, teknik penjernihan air dijadikan salah satu mata ujian pada mata ujian no. 22 (Ramu, Rakit, Terap).

Selamat mencoba!

link 1 : AIMYAYA

link 2 : BOX OF CHOCOLATE

link 3 : MAHFUD PETUALANG

link 4 : Wikipedia

(1229) view

Scout Hymn

Sebuah lagu untuk menambah khazanah lagu-lagu kepanduan: Scout Hymn, karya Ralph Reader

Now as I start upon my chosen way,
In all I do, my thoughts, my work, my play,
Grant as I promise, courage new for me
To be the best, the best that I can be.

***

Open mine eyes to see things as I should,
That I may do my daily turn of good,
Let me be ready, waiting for each need
To keep me clean in thought and word and deed.

***

So as I journey on my chosen way,
In all I do, my thoughts, my work, my play,
Grant as I promise, courage new for me,
To be the best, the best that I can be

(363) view

Perubahan Pengurusan PASPOR RI

Informasi ini di-copy-paste dari surat elektronik dari Kak Djodi P. Dimjati di Milis Keluarga Besar B19 dan B20 . Secara pribadi Kak Djodi belum memeriksa ulang kebenaran berita ini, tetapi ada baiknya juga ditayangkan di Pangkalan Maya kita. Bukan tidak mungkin salah satu pengunjung ada yang dapat memberi kejelasan atau konfirmasi mengenai hal ini.
Update akan dilakukan bila ada informasi terkini mengenai topik pengurusan paspor RI ini.

Selamat membaca.

Selamat pagi semua…selamat memulai aktifitas.

Saya belum periksa, semoga informasi ini benar adanya:

Kepada khayalak ramai diberitahukan bahwa format Paspor RI mulai awal bln Sept mengalami perubahan yg sangat signifikan yakni tdk adanya lagi halaman legalisasi Kepala Kantor Imigrasi. Tdk perlu panik apabila akan ke LN termasuk Umroh dan Haji dgn mendatangi Kantor Imigrasi sehingga terjadi peningkatan pelayanan. Paspor model lama tetap berlaku dgn secara bertahap akan ditarik apabila telah hbs masa berlaku. Paspor model baru mengikuti standard ICAO yg diberlakukan dan diikuti oleh paspor2 neg2 seluruh dunia paling lambat th 2015. Penuh dgn security fiture yg bisa dilihat kasat mata maupun dgn bantuan alat dan dpt dibaca Machine Readable Passport yg terpasang di tempat2 pemeriksaan imigrasi pada negara yg akan dikunjungi. Tolong pemberitahuan ini disebarluaskan kpd seluruh handai taulan untuk menghindari ekses mis penipuan,percaloan dan perbuatan oknum yg tdk bertanggung jawab mengingat konsumen Paspor terdiri dari seluruh lapisan masy dan usia dari mulai tenaga kerja yg rentan menjadi obyek penipuan dan jamaah haji dan umroh yg kurang mendapatkan informasi ttg paspor.

Secara perlahan akhir tahun ini percaloan akan hilang karena permohonan akan diproses melalui system berdasarkan no antrian elektronik dan SEHARI JADI. System akan on line dgn BNI dan pembayaran dilakukan disana. Tdk ada lalu lintas uang lagi di Kantor Imigrasi. Uji coba skg lagi dilakukan di Kantor Img jkt Barat dan jkt Pusat. Pelayanan sehari jadi. Silahkan kunjungi kedua kantor itu.

Salam tiga jari,
Djodi

(321) view

Kursus Mahir Dasar – Minggu 4

Masih ingat KIM pendengaran? Kurang lebih begitulah cara menikmati video berikut ini.

Rekaman disajikan apa adanya. Karena keterbatasan kemampuan kamera, hanya tertangkap nyala api unggun saja. Jadi silakan bayangkan apa yang terjadi melalui suara yang terdengar. Anggap saja KIM pendengaran. 🙂

Untuk melengkapi, silakan lihat juga foto-foto kegiatan camping KMD 2013 berikut ini:

(344) view

Kompor Mini dari kaleng soda bekas

Berikut ini video tentang pembuatan kompor dari barang bekas. Bahannya adalah kaleng soda / minuman ringan bekas yang biasanya dibuang begitu saja. Ternyata caranya cukup mudah dan sederhana, yang penting pengerjaannya cukup rapi dan sabar. Bila sudah dicoba, pembuatan kompor selanjutnya bahkan hanya memerlukan waktu 10 – 15 menit saja.

Bahan bakarnya adalah spiritus, yang mudah diperoleh di toko besi atau kios arang atau kios peralatann petromax di pasar. Untuk penggunaan spiritus setiap kali mmemasak memang perlu dicoba sendiri. Kompor ini efektif digunakan untuk memasak air atau bahan makanan lain yang direbus, dikukus, atau dihangatkan. Sedangkan untuk penggunaan menggoreng, kompor parafin atau gas rasanya lebih baik kinerjanya.

http://bicycletouringpro.com/blog/how-to-make-your-own-working-camp-stove/

(783) view

Daftar barang keperluan perkemahan

Berikut ini adalah daftar keperluan yang dapat dan perlu dibawa dalam perkemahan. Jenis, jumlah dan volume disesuaikan dengan durasi dan lokasi perkemahan.

Personal
– makanan siap makan, snack (jangan keripik2an, buang2 tempat di tas) + minuman pribadi
– alat makan pribadi (misting / tempat bekal / rantang + sendok)
– coklat/gula jawa
– beras 5 cangkir
– air minum minimal 2 x 1,5 liter
– obat + p3K pribadi
– baju & celana ganti, pakaian dalam, kaos kaki, celana sontok / PDL yg bisa dibuntungin
– sandal / sandal gunung
– sepatu
– senter + baterai
– pisau lipat
– koran bekas 1 eksemplar
– kantong kresek besar minimal 3 buah
– korek + lilin
– kaleng susu kentel manis/kaleng cat/kaleng buah (leci dll.) minimal 2 buah
– tas pinggang / tas kecil (harus bisa diselempang ato nempel di badan, ga dijinjing)
– tas kemping / carrier / rucksack min. 30 liter
– jaket/baju hangat
– inspeksi (WAJIB!!, jangan ada yg ketinggalan, buku teknik tinggal di rumah)

Sanitary (Personal)
– Sabun mandi + Handuk
– sikat gigi + odol
– Tissue roll
– Lotion anti nyamuk (PENTING!!)

Sanitary (Regu)
– Deterjen + sabun cuci (utk cuci baju dan cuci piring)
– Tissue basah + tissue roll

Pelindung dari cuaca / weather gear (personal)
– Ponco / jas ujan / rain coat
– Topi / scarf / bandana
– Sun screen lotion (sunblock, minimal 30 spf)

Tidur (personal)
– matras dan/atau sleeping bag
– sarung / selimut ringan (jangan yang tebel, jamin ga akan kebawa)

Masak (regu)
– makanan kaleng (ma ling, corned, sarden, dll.)
– telur
– bahan masakan (bahan mentah, misal kentang, wortel, dll. – sesuaikan dengan menu yang kalian atur)
– bumbu masakan (gula, garam, merica, bawang merah – putih, cabe kering, kecap, sambal siap saji, pala, dll yg diperlukan)
– minyak goreng / mentega
– kompor spiritus / parafin / gas mini (jangan coba2 bawa kompor gas portabel yang pake koper plastik.. dijamin ga akan dibawa)

Perlengkapan Regu
– perlengkapan p3k standar + balsem (vicks vaporub, balsem otot)
– tali pramuka (harus yang panjang, bukan yang uda dipotong2)
– tenda (prefer tenda rumah, tolong cek tenda rumah siap apa ngga, kalo tenda dome, jangan yang kecil.. minimal 1 tenda muat ber 5 + barang)
– trash bag
– tongkat sejumlah anggota regu
– bambu pendek u/ pagar
– benang kasur
– parang
– sekop
– kelambu (cek di tenda uda nempel / belum)
– minyak tanah minimal 2 liter (tiap regu harus bawa, kalo ga kita ga bisa kemping)
– Botol YOU C 1000 yang beling, minimal 5 buah per regu
– kain perca

(4892) view

Soal dan jawaban PPGD, LT1, 09 Maret 2013

Gudep 07019 – 07020

LT 1, Tahun 2013 Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) – dahulu P3K

 

Tantanganmu hari ini:

 

Seorang siswa di sekolah katolik di daerah Jl. Ir. H. Juanda baru mulai menuruni tangga dari lantai 2 ketika tiba-tiba dia kehilangan kesadaran (black out) dan jatuh terguling-guling menuruni tangga sampai lantai 1. Pagi sebelum berangkat ke sekolah siswa ini tidak sempat sarapan, dan hari sebelumnya dia terlalu lelah mempersiapkan tugas pelajaran untuk hari ini.

Karena jatuhnya (dalam keadaan pingsan – ingat ciri2 pingsan), siswa tersebut mengalami benturan di bagian muka, tangan, badan, dan sebagian lutut sebagai berikut:

  • Pada muka: memar di bagian bibir, tulang pipi dan pelipis kanan karena terbentur lantai
    Luka sobek di pelipis kiri karena benturan dengan bagian anak tangga yang keramiknya pecah
  • Pada lengan bawah kiri: patah tulang di satu tempat (patah tertutup) karena lengan kiri bawahnya tertimpa tubuh saat jatuh terguling-guling
  • Pada pinggul & kedua lutut: memar dan lecet karena terbentur permukaan lantai tangga.

Siswa tersebut berhenti jatuh di ujung tangga sehingga menghalangi lalu lintas pengguna tangga lainnya. Peristiwa ini terjadi pada jam istirahat di mana banyak siswa lain baru keluar dari kelas. Karenanya terjadi kerumunan karena banyak siswa yang ingin tahu apa yang terjadi, tetapi hampir tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan, kecuali beberapa orang siswa yang juga anggota pasukan penggalang B19-20 yang kebetulan mengetahui peristiwa tersebut.

Mereka segera menuju TKP dan inilah yang mereka lakukan:

Yang harus dilakukan tiap Regu:

  1. tuliskan urut2an tindakan yang tepat untuk penanganan situasi :
  • mulai dari situasi orang yang berkerumun sampai sebelum menyadarkan korban yang pingsan
  1. tuliskan urut2an tindakan yang tepat untuk penanganan korban pingsan :
  • mulai dari memperbaiki posisi sampai menyadarkan
  1. pilih 1 anggota regu yang menjadi korban dengan keadaan seperti di atas, dan berikan tindakan pertolongan pertama gawat darurat pada si korban untuk keadaannya tersebut.
  2. pindahkan korban dari TKP ke lokasi yang lebih aman (dekat gerbang di jalan samping Sanggar)

Catatan:

  • setelah diperiksa, ternyata korban masih bernafas, pingsan, tidak mengalami patah tulang leher & punggung

  • Gunakan pengetahuan & peralatan PPGD kalian untuk menstabilkan, membuat korban menjadi lebih nyaman, dan memindahkannya.

  • Lakukan semua tindakan yang dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin.

KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN!!

VIVAT B 19-20!!

Jawaban (Total 60):

1. Urutan penanganan situasi (10):

  1. minta orang yang berkerumun untuk bubar atau mundur 1-2 langkah (untuk memberi ruang gerak dan udara segar) (2)

  2. pastikan korban masih hidup atau tidak (periksa denyut nadi & nafas korban), bila nadi masih berdenyut tapi nafas tidak terasa, periksa sumbatan di saluran pernafasan (di hidung, mulut, tenggorokan) (3)

  3. periksa leher & punggung untuk memeriksa cedera / patah leher dan punggung (diraba ada tonjolan / bentuk yang tidak biasa) (3)

  4. periksa kondisi tubuh bagian luar akan cedera yang tampak / teraba (2)

2. Urutan menyadarkan pingsan (10)

  1. bila tidak ada cedera di tulang leher dan punggung, stabilkan posisi korban (disiapkan untuk penanganan selanjutnya) – dalam soal ini korban diterlentangkan, kaki bisa diposisikan lebih tinggi dari kepala bila muka tampak pucat (3)

  2. coba sadarkan korban – dipanggil namanya, ditepuk2 pipinya, atau berikan bau2an yg menyengat / kuat (4)

  3. bila sudah sadar, tanyakan namanya & keadaan / terasa sakit, pusing, mual, dll. (3)

3. Penanganan cedera (30):

  1. Muka:

  • memar di bibir (2), tulang pipi kanan (2), pelipis kanan (2) – dikompres es atau air dingin dalam plastik

  • sobek di pelipis (4) – bersihkan luka dengan air bersih atau kapas / kasa steril yang dibasahi air bersih, beri desinfektan, tutup luka dengan perban / kasa bersih, balut dengan perban / mitela (menekan kasa pada luka)

  1. patah lengan bawah kiri (10) – dibidai / spalk dari jari sampai ketiak, ikatan bidai min di 3 posisi, lalu ikat lengan kiri tersebut ke badan untuk meminimalkan gerakan

  2. Pinggul & lutut memar & lecet (10) – kompres dengan es / air dingin, lecet bersihkan dengan air bersih, lalu beri desinfektan

4. Pemindahan korban (5)

  1. bila korban bisa disadarkan, dapat dipindahkan dengan diajak berjalan sambil dibopong, karena luka di kaki tidak parah

  2. cara lain bisa dengan tandu darurat atau diseret / gotong dengan cara standar

5. Waktu (5)

     Jangan berlambat-lambat, dan jangan terlewatkan langkah-langkah penanganannya

(17206) view