Doa Para Siaga Diminggu Ini

Tuhan,
Minggu depan kami libur berlatih bersama
Sebagian saudara-saudara kami merayakan hari raya Paskah
2 Minggu lagi kami akan kembali berlatih bersama
Tuhan,
tolong berikan hujan lagi ya
seperti hari ini,
cukup beberapa saat sebelum latihan
Agar kami bisa bergembira seperti hari ini

Terima kasih Tuhan

Amin


(302) view

Kunjungan Ke YONKAV 4 / TANK

Siang yang agak mendung cukup membuat para siaga dan penggalang resah, karena hari itu mereka sudah punya rencana besar yang sangat ditunggu tunggu, yaitu kunjungan ke Batalyon Kavaleri IV / Tank di daerah Turangga.

Sesudah korve Siaga berangkat diantar para orang tua, dan penggalang berangkat menggunakan angkutan kota. Proses berangkat cukup rumit juga karena total peserta hampir mendekati 90 orang. Tetapi dengan kepiawaian para pembina dan kerjasama dengan para orang tua, hal seperti ini bukanlah suatu masalah. Semua dapat diatur dengan cantik.

Sesampai di Yonkav IV adik-adik S&G disambut dan disuguhi PBB dan senam senjata. Tak kalah menarik, adik adik S&G boleh mencoba memegang dan bertanya mengenai senjata yang mereka lihat. Termasuk belajar dan mencoba memasang sangkur. Tentu saja ini adalah hal yang mengasyikan bagi mereka, bisa “bermain” dengan senjata asli 🙂

Selesai bermain senjata, mereka pindah area, dan saat itu mereka mendapatkan hal yang lebih mengasyikkan lagi, yaitu bermain di atas tank. Tank AMX1 Canon buatan Perancis tahun 1962 memang barang tua, tetapi tidak menghalangi semangat anak-anak naik turun tank tersebut. Sebagian pembina bersyukur bahwa yang didemo-kan hari ini adalah tank, apabila yang dijadikan demo mobil sedan, tentu saja sudah penyok sana sini.

Acara di area tank ini tidak kalah menariknya dengan acara ditempat peragaan senjata tadi, adik adik banyak bertanya masalah teknis dan praktis soal tank. Ada yang bertanya apakah di dalam tank bisa merasakan gempa? ada juga yang bertanya apakah tank bisa jalan di atas jalan biasa? dan berjuta pertanyaan yang membuat para tentara cukup pusing menjawabnya

Tak terasa waktu sudah hampir 3 jam anak anak bermain di YonKav IV ini, walaupun masih tertarik untuk main, kakak-kakak pembina sudah mulai memanggil-manggil untuk segera kembali ke sanggar. Maka latihan seru hari ini diakhiri dengan foto bersama di atas tank. 90 orang berfoto bersama, dan tank-nya tidak terlihat sama sekali 🙂

(2579) view

Baden Powell Day

Peringatan Baden Powell Day dimulai dengan game-game seru Bandung 19 – 20. Acara awal adalah korve pembukaan yang kemudian dilanjutkan oleh quiz tentang kepramukaan yang dipimpin oleh Ka Toni Suparman.

Setelah acara quiz selesai, para adik adik siaga ini diminta menyebrangi lautan besar, dengan menggunakan bangku yang ada untuk mengambil benda pusaka yang ada di seberang lautan, kalau ada yang belum jelas, bentuk lautannya seperti apa, mari kita simak gambar berjalan berikut ini:

Setelah selesai menyeberangi lautan, adik adik siaga diminta untuk berlomba mendapatkan benda pusaka ke2 yang dipegang oleh ka Kendrick, maka dengan serentak, bahkan ada juga yang tidak mau mendengarkan aba – aba mereka berlari kencang, ada yang lari zig-zag, ada yang lari menerobos kubangan, bahkan ada yang lari pelan-pelan (maksudnya ketinggalan di belakang)

Tantangan ketiga ini pun bisa diselesaikan dengan baik oleh adik adik siaga, setelah acara asah otak, kerja sama kelompok dan kecepatan, sekarang giliran acara melatih keseimbangan. Para adik-adik siaga diminta untuk berdiri di kubangan lumpur dengan satu kaki, siapa yang bertahan paling lama, menjadi juaranya. Setelah lama para adik-adik ini bertahan di atas lumpur, satu demi satu bertumbangan (baca: mandi lumpur) akhirnya tinggal 5 orang yang bertahan dan akhirnya hanya satu juara yang bisa mengalahkan semuanya dan siaga tersebut adalah James yang sangat tenang mempertahankan keseimbangannya.

Rupanya hanya sedikit bermain lumpur masih kurang seru untuk adik-adik siaga, maka setelah acara latihan keseimbangan tadi, para siaga ditantang untuk bermain loncat tali, dimana tempat mereka landing nanti adalah kolam lumpur. Untuk acara ini tidak semua siaga mau berpartisipasi, oleh karena itu oleh kakak-kakak pembina ditawarkan, siapa saja yang berani yang mau mencoba ini. Maka bermunculanlah para siaga pemberani, minimal berani mencoba, bukan kemenangan yang mereka cari. Setelah banyak yang mencoba mulai dari gaya lompat jauh, sampai gaya landing dengan muka mencium lumpur dahulu, akhirnya terpilih lagi juara yang bisa mengalahkan semuanya, siaga yang bisa melompat tanpa menyentuh tali dan berhasil landing dengan mulus, siaga tersebut adalah Pandu.

Setelah puas bermain lumpur, satu acara terakhir sebelum latihan ditutup, yaitu tarik tambang, semua kelompok diadu, setelah keluar kelompok pemenang, akhirnya anggota kelompok tersebut diadu untuk lomba tarik tambang perorangan. Dan pemenangnya adalah Aubrey yang bisa mengalahkan seluruh anggota kelompoknya.

Akhirnya karena waktu telah melewati pukul 18.30, adik-adik siaga dibubarkan tanpa korve penutup, untuk segera membersihkan diri dan mengganti pakaian yang basah. Setelah semuanya bersih dan rapih, acara hari ini ditutup dengan merayakan hari ulang tahun 3 rekan siaga, yaitu Peter, Maria dan …… ?

(297) view