Nomor Kontak Deplu untuk Hotline ‘Bencana Tsunami’ Jepang

Bagi anda yang memiliki keluarga dan sanak saudara di Jepang? Berikut no telp yang dapat dihubungi untuk update informasi:

Hotline KBRI Tokyo +81 90 3132 4994
Hotline KJRI Osaka +81 66252 9827

Situation Room Kementerian Luar Negeri +62 21 351 0409

Posko Direktorat Perlindungan WNI Kemlu  +62 899 844 9342

Posko Direktorat Asia Timur dan Pasifik Kemlu : +62 821 2446 9694

(173) view

Undangan “Memetik Manfaat” Bergabung bersama Koperasi PPA B19

Teman-teman Pandu Adi B19 – Salam Tiga Jari…!!

Rupanya sambutan terhadap kehadiran Koperasi Pandu Adi B19 ini sangat baik, dan sampai saat ini semakin banyak teman-teman B19, yang sudah mengetahui azas manfaat koperasi ini, telah bergabung didalam Koperasi Pandu Adi B19.

Bagi teman-teman yang belum sempat mendaftarkan diri, bersama ini kembali saya mengingatkan dan mengundang teman-teman, agar tidak melewatkan peluang emas ini dan dapat segera ‘memetik manfaat’ dengan bergabung dan bersinergy didalam Koperasi PPA B19

Bak’ pepatah: “Tak kenal maka tak sayang”….perlu kiranya saya jelaskan apa saja keuntungan atau manfaat yang bisa kita dapat melalui Koperasi Pandu Adi B19 ini.

“Keuntungan / manfaat yang dapat kita peroleh bila bergabung dengan Koperasi PPA-B19”

1. Kita dapat tergabung dalam sebuah jaringan database keluarga b19-20 yang besar, yang mempunyai integritas dan dedikasi kepada sesama alma’mater pramuka b19-20, dan mempunyai potensi global network diseluruh dunia.

2. Sebagai lahan promosi: nama kita, jenis usaha, produk maupun jasa yang kita miliki dapat dikenal oleh banyak rekan-rekan keluarga b-19/20

3. Kita dapat mempunyai peluang dalam mengembangkan usaha yang kita miliki melalui kemitraan didalam koperasi ppa-b19, sifatnya “supply and demand”

4. Kita bisa mendapatkan pesanan (order) atas produk / jasa yang kita miliki, baik untuk keperluan pribadi rekan b19 yang membutuhkan, maupun untuk keperluan kantornya, ataupun untuk dipasarkan kepada pihak lain.

5. Kita bisa mendapatkan keuntungan dengan berperan sebagai ‘bagian pemasaran’ / ‘sales’ / ‘marketing’, atau sebagai ‘side-job’ / ‘bisnis sampingan’ dari produk atau jasa yang dimiliki oleh sesama rekan pandu adi yang telah tergabung dalam koperasi ppa b19

6. Kita bisa mendapatkan pekerjaan atas keahlian atau fasilitas yang kita miliki

7. Kita bisa mendapatkan konsultasi gratis, bagaimana membangun sebuah bisnis baru, dari para pakar / profesional yang telah tergabung dan menjadi anggota dikoperasi ppa b-19 ini, sesuai bidangnya

8. Kita bisa mendapatkan informasi gratis, peluang-peluang bisnis apa saja yang sedang baik saat ini, dan yang memungkinkan untuk kita jalankan

9. Kita bisa mendapatkan penyuluhan dengan biaya minimum dalam membina usaha yang akan / sedang kita lakukan, dari rekan2 alma’mater yang telah bergabung didalam koperasi ppa-b19 ini

10. Kita bisa mendapatkan deviden yang besarnya diperoleh dari besarnya keuntungan bersih (diluar pajak dan kewajiban lainnya) yang diperoleh koperasi melalui aktifitas maupun kegiatannya, untuk masa keanggotaan sedikitnya selama 3 tahun

11. Kita bisa mendapatkan pinjaman modal kerja dengan bunga ringan, dengan syarat dan ketentuan yang akan ditetapkan kemudian

12. Dampak sosial:

A. Kita mempunyai kesempatan untuk membantu sesama rekan b19-20 yang mengalami hambatan dalam kesehatan atau ekonomi

B. Kita mempunyai kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi siapa saja

13. Dan manfaat-manfaat lainnya yang akan terus bertambah, seiring dengan terus berkembangnya aktifitas-kegiatan koperasi ppa b19 dimasa datang.

Dan bagi teman-teman yang baru bergabung dengan millis Pramuka B19-20 ini, ataupun bagi teman-teman yang baru sempat membaca informasi Koperasi ini, saya paparkan kembali informasi terdahulu sebagai berikut:

LATAR BELAKANG

Pertemuan historis Pandu Adi B19 tanggal 2-3 Oktober 2010 di PALM HILLS, Cikareteg, Ciawi, Bogor, dihadiri oleh para pendiri Gerakan Pramuka Bandung 19 yang saat itu sekitar tahun 1959 ingin melanjutkan nilai-nilai Kepanduan, a.l. Kanda Reyno, Kanda George, Bunda Irene, Kanda Liem dan Kanda A.P. Jiwatampu (kedua Kanda terakhir berhalangan karena sedang di LN). Nilai-nilai kepanduan itulah yang menjadi sumber inpirasi di dalam melatih anak-anak didik Bandung 19 dari tahun angkatan ke angkatan berikutnya yang secara alamiah bergantian dari anak didik menjadi pelatih. Contoh kecil VALUES atau nilai-nilai dari Bandung 19 adalah salam 3 jari yang selalu muncul disetiap email yang ada di milis scouting B19 dan kesetiakawanan sebagai bentuk kepedulian terhadap kehidupan sosial sesama para pandu adi. Kepedulian sosial ini yang mendasari terbentuknya organisasi Paguyuban Pandu Adi/PPA. Untuk bisa menggerakkan roda organisasi PPA, dibutuhkan wadah sederhana yang secara yuridis diterima keberadaannya di Negara kita ini dikenal sebagai Koperasi. Gagasan Koperasi sudah lama dimunculkan dalam milis B19 maupun melalui facebook Koperasi Paguyuban Pandu Adi B19 dan sudah sekitar 130 orang yang berminat untuk ikut serta menjadi anggota Koperasi B19. Kanda George telah mendeklarasikan terbentuknya Koperasi B19 pada tanggal 2-3 Oktober 2010 yang lalu di Cikareteg dengan susunan formatur seperti di bawah ini hingga terbentuknya pengurus resmi dari Koperasi B19:

1. Ketua : Dedi Rachardi Rachman

2. Wakil Ketua : Hariman Otje

3. Sekretaris : Omar Samuel Ichwan Ratulangie

4. Bendahara : Bambang Suprihadi

Koperasi B19 dapat mensinergikan potensi-potensi yang dimiliki para Pandu Adi yang telah menyebar di berbagai bidang kehidupan, pekerjaan, aktifitas baik bisnis maupun sosial dan yang mempunyai skill, pengetahuan, networking, asset dll. Artinya Koperasi B19 tidak selalu berarti bertindak sebagai pelaku ekonomi secara riil tetapi dapat bertindak hanya sebagai wadah tempat bertemunya atau transaksi para Pandu Adi dan dalam hal ini Koperasi akan menerima komisi saja.. Jumlah Anggota Pandu Adi yang telah terkumpul oleh Kak Will Dharma lebih dari 400 orang yang tersebar digseluruh dunia dengan kondisi ekonomi yang bervariasi.

Dalam kesempatan ini, kami mengajak teman-teman Pandu Adi untuk bersama-sama merealisasikan pendirian Koperasi B19 ini .

ACTION PLAN / PROGRAM

1. Untuk satu bulan kedepan, kita akan mecanangkan kegiatan pendaftaran anggota dengan mengisi formulir pendaftaran yang nanti akan disebarkan kepada Para anggota baik melalui milis B19 maupun melalui teman-teman per-angkatan yang bersedia membantu mendistribusikannya. Untuk Pendaftaran anggota setiap anggota akan :

A. Membayar simpanan pokok sebesar Rp 250.000,-

B. Membayar simpanan wajib/ bulan sebesar Rp 50.000 ,-

a. Untuk penyetorannya ditransfer ke rekening sementara PPA di Bank BCA-Capem Bintaro 3, Tangerang atas nama Bambang Suprihadi

b. Nomor Rekening: 474-100-672-8.

c. Disarankan untuk simpanan wajibnya bisa dibayarkan minimal 6 bulan kedepan sekaligus untuk mempermudah administrasinya. Bila sudah di transfer mohon kirim SMS untuk konfirmasi transfer dan jumlahnya yang ditransfer ke Kak Bambang Suprihadi di No : 0811144189 atau 0217114460.

2 Atas dikirimnya simpanan pokok maupun simpanan wajib Koperasi B19 ini, pengurus akan menerbitkan Member Card, Kartu Anggota Koperasi B19. Dan Pengurus akan mengefektifkan keanggotaan Koperasi B19 dengan lembaga keuangan formal yang sudah beroperasi di Indonesia.

3 Dengan menganut falsafah Organisasi berkembang, saat ini kami belum akan menentukan basis kota Koperasi B19 akan didaftarkan. Namun jenis Koperasi yang akan dijalankan adalah Koperasi Serba Usaha atau Aneka Usaha.

4 Bagi para Pandu Adi yang bersedia menjadi Pengurus Koperasi di wilayahnya masing masing nantinya perlu diberikan penyuluhan atau pendidikan terlebih dahulu untuk memahami maksud dan tujuan pendirian koperasi, untuk itu dapat meminta bantuan kepada Dinas Koperasi dan UKM ataupun lembaga pendidikan koperasi lainnya untuk memberikan penyuluhan dan pendidikan serta pelatihan mengenai pengertian, maksud, tujuan, struktur organisasi, manajemen, prinsip-prinsip koperasi, dan prospek pengembangan koperasi. Kami mengundang bagi teman-teman Pandu Adi sudah berpengalaman dalam menjalankan Koperasi, silahkan mulai dari sekarang menyiapkan diri untuk membagi pengetahuannya dan keahlian dengan teman-teman Pandu Adi yang akan duduk dalam pengurus Koperasi.

5 Sebagai bahan kajian awal bagi teman-teman Pandu Adi, kami sampaikan disini Draft Anggaran Dasar Koperasi dan Prosedur Pendirian Koperasi. Dari 2 dokumen tersebut dapat terlihat apa yang harus disiapkan dan apa yang akan kita kerjakan kedepan. Kami menerima dengan senang hati, setiap masukkan maupun usulan yang dapat meningkatkan performance dari pada Koperasi B19 ini.

STJ

Dedi R. Rachman

Ketua Koperasi PPA B19

(622) view

Sejarah Kepanduan Dunia

A. Pendahuluan
Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.

B. Riwayat hidup Baden Powell
Lahir tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Ayahnya bernama powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil. Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :
Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.
Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
erkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.
Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik.
William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu. Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.
Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

C. Sejarah Kepramukaan Sedunia
Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.
Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau. Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.
Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.
Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).
Tahun 1924 Jambore II di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
Tahun 1929 Jambore III di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
Tahun 1933 Jambore IV di Godollo, Budapest, Hongaria
Tahun 1937 Jambore V di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
Tahun 1947 Jambore VI di Moisson, Perancis
Tahun 1951 Jambore VII di Salz Kamergut, Austria
Tahun 1955 Jambore VIII di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
Tahun 1959 Jambore IX di Makiling, Philipina
Tahun 1963 Jambore X di Marathon, Yunani
Tahun 1967 Jambore XI di Idaho, Amerika Serikat
Tahun 1971 Jambore XII di Asagiri, Jepang
Tahun 1975 Jambore XIII di Lillehammer, Norwegia
Tahun 1979 Jambore XIV di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
Tahun 1983 Jambore XV di Kananaskis, Alberta, Kanada
Tahun 1987 Jambore XVI di Cataract Scout Park, Australia
Tahun 1991 Jambore XVII di Korea Selatan
Tahun 1995 Jambore XVIII di Belanda
Tahun 1999 Jambore XIX di Chili, Amerika Selatan
Tahun 2003 Jambore XX di Thailand
Tahun 2007 Jambore XXI di Inggris
Tahun 2011 Jambore XXII di Swedia

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.
Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.
Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen.
Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.

Ditulis oleh : Drs. Ringsung Suratno, M.Pd
Dikutip dari: Pramuka Indonesia
Dilengkapi oleh: tukang web Bandung 19-20

(632) view