LT-1 2013, Minggu Ke-5

Sedianya minggu terakhir ini akan dilaksanakan dalam bentuk perkemahan Sabtu – Minggu. Tetapi karena satu dan lain hal, akhirnya dilaksanakan dalam bentuk simulasi perkemahan.

(279) view

Doa Para Siaga Diminggu Ini

Tuhan,
Minggu depan kami libur berlatih bersama
Sebagian saudara-saudara kami merayakan hari raya Paskah
2 Minggu lagi kami akan kembali berlatih bersama
Tuhan,
tolong berikan hujan lagi ya
seperti hari ini,
cukup beberapa saat sebelum latihan
Agar kami bisa bergembira seperti hari ini

Terima kasih Tuhan

Amin


(302) view

Hasduk Berpola

Satu lagi film dengan latar belakang Pramuka. Rencana akan ditayangkan pada 21 Maret 2013, serentak di seluruh Indonesia. Jangan sampai ketinggalan!!

(317) view

Are You Tougher Than A Boy Scout?

Normalnya saya tidak akan menyarankan orang menonton televisi bahkan saya sendiri bukan penonton televisi yang baik (baca: jarang nonton televisi). Tetapi barusan saat saya browsing website, saya menemukan situs ini http://toughscout.com. Saya kira ini bakalan menjadi acara idaman kita semua. Ada yang tahu apakah acara ini diputar di Indonesia?

(260) view

LT-1 2013, Minggu Ke-2

(398) view

Soal dan jawaban PPGD, LT1, 09 Maret 2013

Gudep 07019 – 07020

LT 1, Tahun 2013 Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) – dahulu P3K

 

Tantanganmu hari ini:

 

Seorang siswa di sekolah katolik di daerah Jl. Ir. H. Juanda baru mulai menuruni tangga dari lantai 2 ketika tiba-tiba dia kehilangan kesadaran (black out) dan jatuh terguling-guling menuruni tangga sampai lantai 1. Pagi sebelum berangkat ke sekolah siswa ini tidak sempat sarapan, dan hari sebelumnya dia terlalu lelah mempersiapkan tugas pelajaran untuk hari ini.

Karena jatuhnya (dalam keadaan pingsan – ingat ciri2 pingsan), siswa tersebut mengalami benturan di bagian muka, tangan, badan, dan sebagian lutut sebagai berikut:

  • Pada muka: memar di bagian bibir, tulang pipi dan pelipis kanan karena terbentur lantai
    Luka sobek di pelipis kiri karena benturan dengan bagian anak tangga yang keramiknya pecah
  • Pada lengan bawah kiri: patah tulang di satu tempat (patah tertutup) karena lengan kiri bawahnya tertimpa tubuh saat jatuh terguling-guling
  • Pada pinggul & kedua lutut: memar dan lecet karena terbentur permukaan lantai tangga.

Siswa tersebut berhenti jatuh di ujung tangga sehingga menghalangi lalu lintas pengguna tangga lainnya. Peristiwa ini terjadi pada jam istirahat di mana banyak siswa lain baru keluar dari kelas. Karenanya terjadi kerumunan karena banyak siswa yang ingin tahu apa yang terjadi, tetapi hampir tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan, kecuali beberapa orang siswa yang juga anggota pasukan penggalang B19-20 yang kebetulan mengetahui peristiwa tersebut.

Mereka segera menuju TKP dan inilah yang mereka lakukan:

Yang harus dilakukan tiap Regu:

  1. tuliskan urut2an tindakan yang tepat untuk penanganan situasi :
  • mulai dari situasi orang yang berkerumun sampai sebelum menyadarkan korban yang pingsan
  1. tuliskan urut2an tindakan yang tepat untuk penanganan korban pingsan :
  • mulai dari memperbaiki posisi sampai menyadarkan
  1. pilih 1 anggota regu yang menjadi korban dengan keadaan seperti di atas, dan berikan tindakan pertolongan pertama gawat darurat pada si korban untuk keadaannya tersebut.
  2. pindahkan korban dari TKP ke lokasi yang lebih aman (dekat gerbang di jalan samping Sanggar)

Catatan:

  • setelah diperiksa, ternyata korban masih bernafas, pingsan, tidak mengalami patah tulang leher & punggung

  • Gunakan pengetahuan & peralatan PPGD kalian untuk menstabilkan, membuat korban menjadi lebih nyaman, dan memindahkannya.

  • Lakukan semua tindakan yang dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin.

KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN!!

VIVAT B 19-20!!

Jawaban (Total 60):

1. Urutan penanganan situasi (10):

  1. minta orang yang berkerumun untuk bubar atau mundur 1-2 langkah (untuk memberi ruang gerak dan udara segar) (2)

  2. pastikan korban masih hidup atau tidak (periksa denyut nadi & nafas korban), bila nadi masih berdenyut tapi nafas tidak terasa, periksa sumbatan di saluran pernafasan (di hidung, mulut, tenggorokan) (3)

  3. periksa leher & punggung untuk memeriksa cedera / patah leher dan punggung (diraba ada tonjolan / bentuk yang tidak biasa) (3)

  4. periksa kondisi tubuh bagian luar akan cedera yang tampak / teraba (2)

2. Urutan menyadarkan pingsan (10)

  1. bila tidak ada cedera di tulang leher dan punggung, stabilkan posisi korban (disiapkan untuk penanganan selanjutnya) – dalam soal ini korban diterlentangkan, kaki bisa diposisikan lebih tinggi dari kepala bila muka tampak pucat (3)

  2. coba sadarkan korban – dipanggil namanya, ditepuk2 pipinya, atau berikan bau2an yg menyengat / kuat (4)

  3. bila sudah sadar, tanyakan namanya & keadaan / terasa sakit, pusing, mual, dll. (3)

3. Penanganan cedera (30):

  1. Muka:

  • memar di bibir (2), tulang pipi kanan (2), pelipis kanan (2) – dikompres es atau air dingin dalam plastik

  • sobek di pelipis (4) – bersihkan luka dengan air bersih atau kapas / kasa steril yang dibasahi air bersih, beri desinfektan, tutup luka dengan perban / kasa bersih, balut dengan perban / mitela (menekan kasa pada luka)

  1. patah lengan bawah kiri (10) – dibidai / spalk dari jari sampai ketiak, ikatan bidai min di 3 posisi, lalu ikat lengan kiri tersebut ke badan untuk meminimalkan gerakan

  2. Pinggul & lutut memar & lecet (10) – kompres dengan es / air dingin, lecet bersihkan dengan air bersih, lalu beri desinfektan

4. Pemindahan korban (5)

  1. bila korban bisa disadarkan, dapat dipindahkan dengan diajak berjalan sambil dibopong, karena luka di kaki tidak parah

  2. cara lain bisa dengan tandu darurat atau diseret / gotong dengan cara standar

5. Waktu (5)

     Jangan berlambat-lambat, dan jangan terlewatkan langkah-langkah penanganannya

(19276) view