Jambore Internasional – Swedia 27 July – 08 August 2011

Perhelatan akbar “World Scout Jamboree” yang ke 22 akan digelar di Swedia, dan tema untuk acara akbar ini adalah: “Simply Scouting”

Tema ini diharapkan dapat menjawab banyak pertanyaan yang kerap muncul belakangan ini. Bagaimana sih rasanya ikutan jambore? Bagaimana caranya saya dapat berteman dengan banyak orang di sepenjuru dunia? bagaimana kita dapat belajar mengenai perkembangan global? bagaimana semua ini bisa terjadi? Jawabannya mudah saja: “Simply Scouting!”

Adakah rekan-rekan dari Bandung 19 – 20, yang kali ini turut berpartisipasi?

Silahkan kunjungi website resmi Jambore ke 22 untuk keterangan lebih lanjut http://www.worldscoutjamboree.se/

(374) view

Charcoal for Japan

CHARCOAL FOR JAPAN

Dear all,
Just got confirmation that Japanese Government gave approval receiving Donation Charcoal to Tsunami victims under one condition: all shipment addressed to ICCA Japan (International Charcoal Cooperative Association). Yayasan Dian Tama will organized it in Indonesia. Now any charcoal is matter for Greater Tokyo citizens. For the last few days temperature drop to 4 – 5 Celcius.

You can donate Rp 85.000 for 10 kg box. Each 2000 cartons will be shipped and arrive in Tokyo port in the next 14 days. 1 carton can warm up 1 family for 16 hours in room 5 x 5 m2 . Timing is crucial here. For donation process you can transfer to BCA # 287 133 4589 – Johny Wijanta Utama.

For Humanity

Johnny Utama

(235) view

EARTH HOUR 2011

At 20:30 on Saturday 26th March 2011, lights will switch off around the globe for Earth Hour and people will commit to actions that go beyond the hour.

With Earth Hour almost upon us, our thoughts are with the people of Japan during this incredibly challenging and sad time for their country.

Jangan lupa untuk mematikan lampu pada tanggal 26 Maret 2011, jam 20.30 – 21.30. Mari kita dukung Earth Hour 2011.

(217) view

In Memoriam: Anton Nur Hidayat

Ka Anton Alm. berdiri ke 4 dari kanan, saat Persami keluarga Agustus 2008 di Jaganala, Sumedang

Saya mengenal kak Anton sejak saya bergabung di B19 tahun 1966, saya waktu itu masuk regu kelinci dan kak Anton sudah bergabung terlebih dahulu di B19 di regu Harimau. Pada waktu tsb regu Harimau pemimpin regunya adalah kak Luke Hilman. Teman seangkatan kak Anton waktu itu kalau tidak salah adalah kak Tonny Tirtamulia (Tonny Lioe), Kak Luke Hilman atau angkatan dibawahnya yaitu kak Leonard Darmawan, kak Sugi Soedjana (alm), kak Okky Ackman, Kak Bartholomeus.

Kak Anton yang saya kenal merupakan pribadi yang kalem/tenang dan punya hobby membaca buku silat karangan Kho Ping Ho. Beliau juga dulu dikenal dengan panggilan Anton Entur karena kalau sedang bermain/bergurau suka menirukan gaya dari seseorang yg kurang waras yang bernama Entur. Pengalaman saya paling berkesan dengan beliau adalah waktu kami camping pada tahun awal 70an di kebun raya Cibodas bersama beberapa rekan lainnya dari B19 dan dia jugalah yang memberikan julukan saya sebagai Rudy Becak. Ini sedikit kenang2an saya bersama almarhum semasa hidupnya dan nanti kalau ada cerita2 yang mungkin teringat akan saya tambahkan, maklum sudah berlalu sekitar 40 tahunan masa2 tersebut. Selamat jalan Sobat/sahabatku, terima kasih untuk masa2 yang indah yang telah kita lalui bersama. Tuhan besertamu.

STJ
Rudy Budiman

Ka Anton alm, Kaos merah, jongkok di sebelah kanan

Anton teman sekelas saya, sama tony lioe, denny, paul kok alm, roy paat alm. juga, kemudian di B-19. Yang dikatakan rudy memang betul, dia adalah orang yang kalem dan sangat bersahabat dengan teman2nya. Termasuk saya.

Pada suatu hari dia menulis namanya dikertas, dan tulisan itu kurang bisa dibaca, sehingga terbaca seperti nama rusia, yaitu aiowik, yang sebetulnya itu dia tulis anton. Setelah itu dia suka disebut aiowik, tapi dia tenang aja dan tidak marah,

Itu dia kawan ku itu, sabar dan suka bergurau….

Sekarang dia tingal kenangan ….
Kita yang masih mengembara didunia, akan berjalan terus, membawa kenangan baik bersama dia.

Selamat jalan kawan

STJ
Bambang

Kaget sekali dengan berita duka ini.
terakhir kami ketemu almarhum saat Persami 17 Agustus 2008.
Beliau jadi Inspektur Upacara pada upacara benderanya.

Selamat jalan Kak Anton.
semoga mendapat istirahat kekal di sisi Bapa di surga.
semoga keluarga yg ditinggalkan tabah dan rela melepas kepergiannya.

salam duka,
tony yuti dan kel.

Ka Anton, Jongkok di sebelah kiri

(300) view

Berita Duka: ANTON NUR HIDAYAT

Telah meninggal rekan kita ANTON NUR HIDAYAT pada hari Selasa 22 maret 2011 pkl. 18.30.

Almarhum adalah adik dari kak Bondan Nurdiyanto, kakak dari kak Willy (Maman) Purnawarman, kak Subagyo, kak Thomas.

Kami sekeluarga turut berdukacita atas meninggalnya rekan kami Anton Nurhidayat, kiranya keluarga besar yg ditinggalkan diberikan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

STJ/
Rudy Budiman

(173) view

Sejarah Kepramukaan Indonesia

A. Pendahuluan

Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah perkembangan Kepramukaan di Indonesia.

B. Sejarah Singkat Gerakan Pramuka

Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).

Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan.

Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.

Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA.

Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai satu-satunya organisasi kepanduan.

Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia)

Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).

Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi membuat Perkindo masih lemah. Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang terdapat di negara komunis. Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.

Di dalam Keppres ini gerakan pramuka oleh pemerintah ditetapkan sebagai satu-satunya badan di wilayah Indonesia yang diperkenankan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, sehingga organisasi lain yang menyerupai dan sama sifatnya dengan gerakan pramuka dilarang keberadaannya.

C. Perkembangan Gerakan Pramuka

Ketentuan dalam Anggaran Dasar gerakan pramuka tentang prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya seperti tersebut di atas ternyata banyak membawa perubahan sehingga pramuka mampu mengembangkan kegiatannya. Gerakan pramuka ternyata lebih kuat organisasinya dan cepat berkembang dari kota ke desa.

Kemajuan Gerakan Pramuka akibat dari sistem Majelis Pembimbing yang dijalankan di tiap tingkat, dari tingkat Nasional sampai tingkat Gugus Depan. Mengingat kira-kira 80 % penduduk Indonesia tinggal di pedesaan dan 75 % adalah petani maka tahun 1961 Kwarnas Gerakan Pramuka menganjurkan supaya para pramuka mengadakan kegiatan di bidang pembangunan desa. Pelaksanaan anjuran ini terutama di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat menarik perhatian Pimpinan Masyarakat.

Maka tahun 1966 Menteri Pertanian dan Ketua Kwartir Nasional mengeluarkan instruksi bersama pembentukan Satuan Karya Taruna Bumi. Kemudian diikuti munculnya saka Bhayangkara, Dirgantara dan Bahari. Untuk menghadapi problema sosial yang muncul maka pada tahun 1970 menteri Transmigrasi dan Koperasi bersama dengan Ka Kwarnas mengeluarkan instruksi bersama tentang partisipasi gerakan pramuka di dalam penyelenggaraan transmigrasi dan koperasi. Kemudian perkembangan gerakan pramuka dilanjutkan dengan berbagai kerjasama untuk peningkatan kegiatan dan pembangunan bangsa dengan berbagai instansi terkait.

dikutip dari: Pramuka Indonesia

(176) view

SCOUTFACE

Pernah dengar yang namanya FACEBOOK? Tentunya istilah tersebut sangat akrab di telinga kita, dan saya yakin banyak sekali warga B.19-20 yang menjadi anggota di Facebook. Kalau Facebook sangat populer di kalangan tua dan muda, ada yang lebih asyik lagi dan khusus untuk kita kita para pandu, situs tersebut bernama SCOUTFACE.

Scoutface adalah suatu situs jejaring sosial khusus bagi para pandu di seluruh dunia, saat ini sudah bergabung lebih dari 35000 pandu dari 177 negara, di mana Indonesia hanya mendaftarkan 348 pramuka saja. Ayo mari kita bergabung dan berteman dengan rekan rekan dari negara lain.

Pengalaman saya, hanya kurang dari 3 menit, sudah ada 2 orang yang “request” untuk menjadi friend saya … Mari bergabung, sudah saatnya kita unjuk gigi di dunia internasional

Untuk yang tertarik bergabung di scoutface, klik link berikut:
“scoutface”

(195) view

Nomor Kontak Deplu untuk Hotline ‘Bencana Tsunami’ Jepang

Bagi anda yang memiliki keluarga dan sanak saudara di Jepang? Berikut no telp yang dapat dihubungi untuk update informasi:

Hotline KBRI Tokyo +81 90 3132 4994
Hotline KJRI Osaka +81 66252 9827

Situation Room Kementerian Luar Negeri +62 21 351 0409

Posko Direktorat Perlindungan WNI Kemlu  +62 899 844 9342

Posko Direktorat Asia Timur dan Pasifik Kemlu : +62 821 2446 9694

(172) view

Undangan “Memetik Manfaat” Bergabung bersama Koperasi PPA B19

Teman-teman Pandu Adi B19 – Salam Tiga Jari…!!

Rupanya sambutan terhadap kehadiran Koperasi Pandu Adi B19 ini sangat baik, dan sampai saat ini semakin banyak teman-teman B19, yang sudah mengetahui azas manfaat koperasi ini, telah bergabung didalam Koperasi Pandu Adi B19.

Bagi teman-teman yang belum sempat mendaftarkan diri, bersama ini kembali saya mengingatkan dan mengundang teman-teman, agar tidak melewatkan peluang emas ini dan dapat segera ‘memetik manfaat’ dengan bergabung dan bersinergy didalam Koperasi PPA B19

Bak’ pepatah: “Tak kenal maka tak sayang”….perlu kiranya saya jelaskan apa saja keuntungan atau manfaat yang bisa kita dapat melalui Koperasi Pandu Adi B19 ini.

“Keuntungan / manfaat yang dapat kita peroleh bila bergabung dengan Koperasi PPA-B19”

1. Kita dapat tergabung dalam sebuah jaringan database keluarga b19-20 yang besar, yang mempunyai integritas dan dedikasi kepada sesama alma’mater pramuka b19-20, dan mempunyai potensi global network diseluruh dunia.

2. Sebagai lahan promosi: nama kita, jenis usaha, produk maupun jasa yang kita miliki dapat dikenal oleh banyak rekan-rekan keluarga b-19/20

3. Kita dapat mempunyai peluang dalam mengembangkan usaha yang kita miliki melalui kemitraan didalam koperasi ppa-b19, sifatnya “supply and demand”

4. Kita bisa mendapatkan pesanan (order) atas produk / jasa yang kita miliki, baik untuk keperluan pribadi rekan b19 yang membutuhkan, maupun untuk keperluan kantornya, ataupun untuk dipasarkan kepada pihak lain.

5. Kita bisa mendapatkan keuntungan dengan berperan sebagai ‘bagian pemasaran’ / ‘sales’ / ‘marketing’, atau sebagai ‘side-job’ / ‘bisnis sampingan’ dari produk atau jasa yang dimiliki oleh sesama rekan pandu adi yang telah tergabung dalam koperasi ppa b19

6. Kita bisa mendapatkan pekerjaan atas keahlian atau fasilitas yang kita miliki

7. Kita bisa mendapatkan konsultasi gratis, bagaimana membangun sebuah bisnis baru, dari para pakar / profesional yang telah tergabung dan menjadi anggota dikoperasi ppa b-19 ini, sesuai bidangnya

8. Kita bisa mendapatkan informasi gratis, peluang-peluang bisnis apa saja yang sedang baik saat ini, dan yang memungkinkan untuk kita jalankan

9. Kita bisa mendapatkan penyuluhan dengan biaya minimum dalam membina usaha yang akan / sedang kita lakukan, dari rekan2 alma’mater yang telah bergabung didalam koperasi ppa-b19 ini

10. Kita bisa mendapatkan deviden yang besarnya diperoleh dari besarnya keuntungan bersih (diluar pajak dan kewajiban lainnya) yang diperoleh koperasi melalui aktifitas maupun kegiatannya, untuk masa keanggotaan sedikitnya selama 3 tahun

11. Kita bisa mendapatkan pinjaman modal kerja dengan bunga ringan, dengan syarat dan ketentuan yang akan ditetapkan kemudian

12. Dampak sosial:

A. Kita mempunyai kesempatan untuk membantu sesama rekan b19-20 yang mengalami hambatan dalam kesehatan atau ekonomi

B. Kita mempunyai kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi siapa saja

13. Dan manfaat-manfaat lainnya yang akan terus bertambah, seiring dengan terus berkembangnya aktifitas-kegiatan koperasi ppa b19 dimasa datang.

Dan bagi teman-teman yang baru bergabung dengan millis Pramuka B19-20 ini, ataupun bagi teman-teman yang baru sempat membaca informasi Koperasi ini, saya paparkan kembali informasi terdahulu sebagai berikut:

LATAR BELAKANG

Pertemuan historis Pandu Adi B19 tanggal 2-3 Oktober 2010 di PALM HILLS, Cikareteg, Ciawi, Bogor, dihadiri oleh para pendiri Gerakan Pramuka Bandung 19 yang saat itu sekitar tahun 1959 ingin melanjutkan nilai-nilai Kepanduan, a.l. Kanda Reyno, Kanda George, Bunda Irene, Kanda Liem dan Kanda A.P. Jiwatampu (kedua Kanda terakhir berhalangan karena sedang di LN). Nilai-nilai kepanduan itulah yang menjadi sumber inpirasi di dalam melatih anak-anak didik Bandung 19 dari tahun angkatan ke angkatan berikutnya yang secara alamiah bergantian dari anak didik menjadi pelatih. Contoh kecil VALUES atau nilai-nilai dari Bandung 19 adalah salam 3 jari yang selalu muncul disetiap email yang ada di milis scouting B19 dan kesetiakawanan sebagai bentuk kepedulian terhadap kehidupan sosial sesama para pandu adi. Kepedulian sosial ini yang mendasari terbentuknya organisasi Paguyuban Pandu Adi/PPA. Untuk bisa menggerakkan roda organisasi PPA, dibutuhkan wadah sederhana yang secara yuridis diterima keberadaannya di Negara kita ini dikenal sebagai Koperasi. Gagasan Koperasi sudah lama dimunculkan dalam milis B19 maupun melalui facebook Koperasi Paguyuban Pandu Adi B19 dan sudah sekitar 130 orang yang berminat untuk ikut serta menjadi anggota Koperasi B19. Kanda George telah mendeklarasikan terbentuknya Koperasi B19 pada tanggal 2-3 Oktober 2010 yang lalu di Cikareteg dengan susunan formatur seperti di bawah ini hingga terbentuknya pengurus resmi dari Koperasi B19:

1. Ketua : Dedi Rachardi Rachman

2. Wakil Ketua : Hariman Otje

3. Sekretaris : Omar Samuel Ichwan Ratulangie

4. Bendahara : Bambang Suprihadi

Koperasi B19 dapat mensinergikan potensi-potensi yang dimiliki para Pandu Adi yang telah menyebar di berbagai bidang kehidupan, pekerjaan, aktifitas baik bisnis maupun sosial dan yang mempunyai skill, pengetahuan, networking, asset dll. Artinya Koperasi B19 tidak selalu berarti bertindak sebagai pelaku ekonomi secara riil tetapi dapat bertindak hanya sebagai wadah tempat bertemunya atau transaksi para Pandu Adi dan dalam hal ini Koperasi akan menerima komisi saja.. Jumlah Anggota Pandu Adi yang telah terkumpul oleh Kak Will Dharma lebih dari 400 orang yang tersebar digseluruh dunia dengan kondisi ekonomi yang bervariasi.

Dalam kesempatan ini, kami mengajak teman-teman Pandu Adi untuk bersama-sama merealisasikan pendirian Koperasi B19 ini .

ACTION PLAN / PROGRAM

1. Untuk satu bulan kedepan, kita akan mecanangkan kegiatan pendaftaran anggota dengan mengisi formulir pendaftaran yang nanti akan disebarkan kepada Para anggota baik melalui milis B19 maupun melalui teman-teman per-angkatan yang bersedia membantu mendistribusikannya. Untuk Pendaftaran anggota setiap anggota akan :

A. Membayar simpanan pokok sebesar Rp 250.000,-

B. Membayar simpanan wajib/ bulan sebesar Rp 50.000 ,-

a. Untuk penyetorannya ditransfer ke rekening sementara PPA di Bank BCA-Capem Bintaro 3, Tangerang atas nama Bambang Suprihadi

b. Nomor Rekening: 474-100-672-8.

c. Disarankan untuk simpanan wajibnya bisa dibayarkan minimal 6 bulan kedepan sekaligus untuk mempermudah administrasinya. Bila sudah di transfer mohon kirim SMS untuk konfirmasi transfer dan jumlahnya yang ditransfer ke Kak Bambang Suprihadi di No : 0811144189 atau 0217114460.

2 Atas dikirimnya simpanan pokok maupun simpanan wajib Koperasi B19 ini, pengurus akan menerbitkan Member Card, Kartu Anggota Koperasi B19. Dan Pengurus akan mengefektifkan keanggotaan Koperasi B19 dengan lembaga keuangan formal yang sudah beroperasi di Indonesia.

3 Dengan menganut falsafah Organisasi berkembang, saat ini kami belum akan menentukan basis kota Koperasi B19 akan didaftarkan. Namun jenis Koperasi yang akan dijalankan adalah Koperasi Serba Usaha atau Aneka Usaha.

4 Bagi para Pandu Adi yang bersedia menjadi Pengurus Koperasi di wilayahnya masing masing nantinya perlu diberikan penyuluhan atau pendidikan terlebih dahulu untuk memahami maksud dan tujuan pendirian koperasi, untuk itu dapat meminta bantuan kepada Dinas Koperasi dan UKM ataupun lembaga pendidikan koperasi lainnya untuk memberikan penyuluhan dan pendidikan serta pelatihan mengenai pengertian, maksud, tujuan, struktur organisasi, manajemen, prinsip-prinsip koperasi, dan prospek pengembangan koperasi. Kami mengundang bagi teman-teman Pandu Adi sudah berpengalaman dalam menjalankan Koperasi, silahkan mulai dari sekarang menyiapkan diri untuk membagi pengetahuannya dan keahlian dengan teman-teman Pandu Adi yang akan duduk dalam pengurus Koperasi.

5 Sebagai bahan kajian awal bagi teman-teman Pandu Adi, kami sampaikan disini Draft Anggaran Dasar Koperasi dan Prosedur Pendirian Koperasi. Dari 2 dokumen tersebut dapat terlihat apa yang harus disiapkan dan apa yang akan kita kerjakan kedepan. Kami menerima dengan senang hati, setiap masukkan maupun usulan yang dapat meningkatkan performance dari pada Koperasi B19 ini.

STJ

Dedi R. Rachman

Ketua Koperasi PPA B19

(621) view

Sejarah Kepanduan Dunia

A. Pendahuluan
Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.

B. Riwayat hidup Baden Powell
Lahir tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Ayahnya bernama powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil. Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :
Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.
Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
erkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.
Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik.
William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu. Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.
Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

C. Sejarah Kepramukaan Sedunia
Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.
Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau. Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.
Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.
Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).
Tahun 1924 Jambore II di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
Tahun 1929 Jambore III di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
Tahun 1933 Jambore IV di Godollo, Budapest, Hongaria
Tahun 1937 Jambore V di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
Tahun 1947 Jambore VI di Moisson, Perancis
Tahun 1951 Jambore VII di Salz Kamergut, Austria
Tahun 1955 Jambore VIII di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
Tahun 1959 Jambore IX di Makiling, Philipina
Tahun 1963 Jambore X di Marathon, Yunani
Tahun 1967 Jambore XI di Idaho, Amerika Serikat
Tahun 1971 Jambore XII di Asagiri, Jepang
Tahun 1975 Jambore XIII di Lillehammer, Norwegia
Tahun 1979 Jambore XIV di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
Tahun 1983 Jambore XV di Kananaskis, Alberta, Kanada
Tahun 1987 Jambore XVI di Cataract Scout Park, Australia
Tahun 1991 Jambore XVII di Korea Selatan
Tahun 1995 Jambore XVIII di Belanda
Tahun 1999 Jambore XIX di Chili, Amerika Selatan
Tahun 2003 Jambore XX di Thailand
Tahun 2007 Jambore XXI di Inggris
Tahun 2011 Jambore XXII di Swedia

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.
Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.
Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen.
Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.

Ditulis oleh : Drs. Ringsung Suratno, M.Pd
Dikutip dari: Pramuka Indonesia
Dilengkapi oleh: tukang web Bandung 19-20

(631) view